Taman Nasional Baluran, Sensasi Jelajah Bentang Alam Afrika

Taman Nasional Baluran, Sensasi Jelajah Bentang Alam Afrika

Wisata Taman Nasional Baluran namanya diambil dari nama sebuah gunung.

Adalah Gunung Baluran yang jadi asal mula Baluran. Letak taman nasional ini di wilayah Banyuputih, Situbondo Jawa Timur.

Luas kawasan ini kurang lebih 25.000 hektar. Gak heran kalo banyak hal-hal menarik ada disini, mengingat areanya yang sangat luas.

Tapi, jangan kaget jika kamu sedang berada disini menemukan jalan-jalan yang rusak parah.

Yuk kita bahas lebih jauh …

Daftar Isi

    Tentang Wisata Taman Nasional Baluran

    Sebuah kawasan yang digunakan khusus untuk melindungi ekosistem flora dan fauna yang ada di dunia ini maka dubuatlah taman nasional.

    Di Banyuwangi sendiri ada tiga macam taman nasional yang dijadikan obyek wisata unggulan. Diantaranya Baluran.

    Wisata Taman nasional Baluran sering juga dijuluki sebagai little Afrika in Java. Ya karena, apabila kita berada disini, seakan-akan kita merasakan sedang berada di Afrika.

    Karena posisinya sebagai taman nasional, maka jalan tersebut ada larangan untuk diperbaiki.

    Berbagai macam hewan dapat sewaktu-waktu kita temui. Kita juga harus berhati-hati karena hewan liar tersebut bisa saja menyerang kita kapan saja.

    Spot Menarik di Taman nasional Baluran

    Daerah yang wajib dikunjungi di taman nasinal Baluran ini diantaranya adalah:

    Hutan Musim

    Dinamakan hutan musim karena hutan ini pada waktu musim kemarau maupun musim penghujan terlihat sama-sama indah dan mempesona.

    Jika sedang musim penghujan akan terlihat pemandangam yang hijau. Pohon-pohon serta rerumputan akan terlihat subur semua.

    Sedangkan apabila dimusim kemarau maka daerah ini terlihat sangat gersang dan tandus.

    Tetapi jika dilihat dengan kasat mata, dua pemandangan ini terlihat sama-sama bagusnya baik dimusim penghujan ataupun di musim kemarau.

    Hutan Musim

    Hutan Evergreen

    Keadaan alam di hutan ini sangat berbeda dengan hutan musim. Di hutan Evergreen, tumbuhan tidak dipengaruhi oleh musim.

    Ini juga dinamakan hutan abadi. Karena pohon-pohon disini terlihat hijau terus. Ini disebabkan adanya aliran air sungai yang berada di dalam kawasan hutan ini.

    Menyusuri hutan ini sangat memanjakan mata kita. Selain terlihat hijau dan rimbun, kawasan ini juga bisa dijadikan sebagai tempat berteduh setelah kita menyusuri hutan musim sejauh 5 km.

    Luas hutan Evergreen yang hanya 3 km,tetapi pesona alam didalamnya tidak akan pernah kita lupakan. Kapanpun kamu datang ke hutan ini, kawasan hutan ini akan tetap terlihat kehijauan.

    Taman Nasional Baluran

    Savana Bekol

    Setelah menyusuri hutan, sampailah kita ke Savana Bekol. Area disini tergolong liar.

    Karena kita dapat sewaktu-waktu menjumpai binatang liar seperti ular dan kawanan banteng yang sedang melintas.

    Luas kawasan ini sekitar 10.000 hektar, luas ini adalah sepertiga dari luas taman nasional.

    savana bekol di taman nasional baluran

    Kondisi alam di Savana Bekol hampir mirip dengan hutan musim. Artinya kondisinya dipengaruhi oleh musim.

    Pada musim penghujan Savana Bekol akan terlihat kehijauan, rumput-rumput tumbuh subur.

    Kita tidak sulit untuk menemukan pemandangan rusa yang sesang makan rumput di sabana yang luas ini.

    Genangan air akan tampak dimana-mana, terkadang kalau sedang beruntung kita bisa menemukan sekawanan hewan yang sedang minum di aliran air tersebut.

    Pemandangan tersebut akan terlihat berbeda sekali pada musim kemarau. Di musim kemarau akan terlihat sangat gersang dan tandus.

    Sejauh mata memandamg hanya padamg rumput kering berwarna kecokelatan. Daun-daun juga berguguran, menyisakan hanya ranting yang dapat bertahan.

    Di Savana Bekol kita dapat menikmati pemandangan dari kejauhan menggunakan menara pandang.

    Menara setinggi 30 meter ini akan membantu kita untuk melihat view padang rumput yang sangat luas dan lebih jauh lagi.

    Adanya pohon baluran ini menjadi magnet tersendiri di Savana Bekol. Pohon ini dinamakan dengan sebutan pohon jomblo.

    Pohon baluran tumbuhnya tidak bergerombol melainkan letak tumbuh yang saling berjauhan satu sama lain. Entah mengapa masyarakat disitu menamakan dengan pohon jomblo. Mungkin karena tumbuhnya tidak bersama dan berdekatan.

    Dari Savana Bekol kita akan disuguhi dengan pemandangan gunung yang eksotis.

    Kunjungi juga Pantai Wediombo.

    Pantai Bama

    Setelah puas menikmati perjalan di Wisata Taman nasional Baluran, maka sampailah kita bagian terakhir dari taman nasional ini. Yaitu pantai Bama. Pantai Bama terlihat sangat indah dan eksotis.

    Terlebih lagi airnya juga sangat jernih. Kitapun bisa bermain air disini. Asalkan kita harus tetap waspada dan hati-hati.

    Kawasan pantai Bama ini terkenal dengan banyaknya kera ekor panjang. Sehingga kita pasti akan dengan mudah menemuinya di pantai ini. Terkadang mereka terlihat liar.

    Kera itu tidak segan untuk merebut makanan yang kita bawa. Jadi apabila kepantai ini disarankan tidak membawa makanan dan minuman, sehingga kera-kera itu tidak mengganggu kita.

    Keunikan lain dari pantai Bama adalah pasir putihnya serta lokasinya yang dikelilingi oleh hutan mangrove.

    Pantai Bama

    Kamu bisa menyaksikan eksotika tumbuhan mangrove dari dekat dengan menyusuri jembatan pandang.

    Ujung jembatan ini juga biasa digunakan oleh para pemancing ikan.
    Selain dikenal dengan keunikannya, pantai Bama juga menyediakan kamar bilas, warung makan dan minum serta penginapan.

    Menurut para pengunjung,dari pantai Bama bisa dipakai untuk melihat matahari terbit dan melihat keindahan bawah lautnya yang menawan.

    Berada di pantai Bama usahakan tidak lebih dari pukul 15.00. Karena jauhnya lokasi ke area pintu masuk kawasan wisata ini.

    Kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 2 jam perjalanan. Penerangan juga sangat terbatas.

    Bagi anda yang berasal dari luar kota jangan khawatir untuk masalah penginapan. Karena di kawasan taman nasional ini terdapat 5 buah penginapan.

    3 penginapan diantaranya terletak di area pantai Bama sebelah dwngan hutanangrove. Dan 2 penginapan lainnya berada di area padang rumput.

    Lokasi dan Rute Perjalanan

    Menuju ke kawasan ini sangat mudah, ini karenan Wisata Taman nasional Baluran merupakan perbatasan antara Banyuwangi dan Situbondo.

    Google maps.

    Jadi kalau kamu ingin pergi kesini, kamu hanya mengikuti jalur Banyuwangi-Situbondo.

    Nah kawasan ini berada di sepanjang jalan. Mudah sekali untuk menemukannya bukan? Atau kalau kamu ingin naik bus, kamu hanya perlu naik bus jurusan Situbondo dari terminal Banyuwangi.

    Dan kamu bisa langsung turun didepan pintu masuk kawasan Wisata Taman nasional Baluran ini.

    Harga Tiket Masuk Taman Nasional Baluran

    Untuk membeli tiket masuknya pun cukup terjangkau. Kita hanya perlu membayar Rp 15 ribu dihari biasa, dan membayar Rp 17.500 di hari libur.

    Sedangkan turis asing harus merogoh kocek sebesar Rp 150 ribu dihari biasa dan Rp 225 ribu di hari libur.

    Kunjungi juga Pantai Balekambang.

    Fasilitas

    Fasilitas disini cukup lengkap, tersedia warung makan dan minum di area pintu masuk. Sedangkan untuk kamu yang ingin menikmati keindahan wisata taman nasional ini,disini juga disediakan fasilitas penginapan yang cukup bagus.

    Tarif penginapan disini dimulai dari harga sekitar Rp 200 ribu. Tetapi kalau sedang musim liburan tiba, tarifnya akan naik.

    Jangan harap kalian akan menemukan banyak penerangan di kawasan taman nasional ini, karena statusnya sebagai taman nasional disini minim sekali penerangan.

    Jadi waktu terbaik kalau mau berkunjung ke kawasan ini adalah di pagi hari.

    Di sabana yang berada di taman nasional ini kamu akan dengan mudah menjumpai hewan-hewan liar yang dilindungi.

    Diantaranya banteng, rusa, zebra, kera berekor panjang. Berpetualang di padang rumput yang luas ini menarik sekali untuk kita kunjungi.

    Bantu rate ya ..

    Tulis Komentar