Coban Talun Perpaduan Air Terjun dan Kawasan Perkemahan

Coban Talun Perpaduan Air Terjun dan Kawasan Perkemahan

Bagi kamu yang sedang di Malang jangan lewatkan deh wisata air yang sejuk ini. Yupp…. bener banget. Wisata air ini namanya Coban Talun.

Karena letaknya di ketinggian 1300 mdpl maka tak heran jika kawasan ini memiliki udara yang sangat dingin dan sejuk.

Coban Talun memadukan wisata alam dan wisata buatan yang sayang sekali jika kita tidak mampir kesini.

Daftar Isi

    Spot Menarik Wisata Coban Talun

    Karena Coban Talun merupakan perpaduan antara wisata alam dan wisata buatan, maka selain air terjun disini juga masih banyak spot buatan yang menarik.

    Diantaranya adalah, spot Apache Camp, spot kebun bunga, spot hutan pinus, Pagupon Camp dan lain lain.

    Apache Camp

    Apache Camp merupakan wisata buatan yang baru saja diresmikan dikawasan wisata Coban Talun.

    Ini adalah miniatur dari perkemahan Indian. Ada sekitar 20an tenda yang didirikan disini.

    Untuk biaya masuknya sangat murah yaitu sekitar Rp 7500.

    Tetapi apabila kamu ingin merasakan menginap dikampung ala orang Indian, maka kamu harus merogoh kocek sebesar Rp 500 ribu permalam.

    Apache Camp

    Tenda ini berukuran sekitar 4×4 meter persegi. Didalamnya terdapat spring bed, kamar mandi dan kursi untuk bersantai.

    Apabila kamu dan teman-teman menyewa tenda yang memuat kapasitas 4 orang ini, kamupun akan bisa mendapatkan gratis makan pagi dan makan malam.

    Kunjungi juga perkemahan bukit bintang Bandung.

    Wisata Kebun Bunga

    Wisata kebun bunga ini letaknya tidak jauh dari Apache Camp. Area kebun bunga ini lebih luas juga dibanding Apache Camp.

    Untuk masuk ke kawasan ini, kamu cukup membayar Rp 5 ribu saja. Kamu bisa buas berselfi ria ditempat ini.

    Wisata Kebun Bunga

    Pemandangan bunga-bunga yang beraneka warna sungguh sangat memanjakan mata. Jangan khawatir jika kamu lelah bisa beristirahat sejenak di cafe yang telah disediakan.

    Sambil menikmati segelas kopi,kamu juga dapat menikmati hamparan bunga didepan mata. Sangat asik bukan?

    Kunjugni juga taman bunga Nusantara.

    Hutan Pinus

    Jauh sebelum Coban Talun terkenal, banyak wisatawan yang ngecamp didaerah sini.

    Karena tempatnya yang masih asri, dikawasan ini banyak terdapat lutung. Jadi apabila akan mendirikan tenda didaerah sini maka kamupun harus mengikuti aturan setempat.

    Hutan Pinus

    Kawasan hutan ini dipagi hari sering dijumpai kabut yang tebal. Kitapun harus membawa perlengkapan baju yang tebal juga tak lupa harus mengenakan kaos kaki dan sarung tangan.

    Jarak pandang yang terbatas kalau sedang berkabut, kita juga diwajibkan menggunakan senter untuk penerangan. Agak-agak serem juga sih kalau kita menjumpai kabut tiba-tiba turun.

    Usahakan kamu tidak sendirian, tetapi membawa rombongan teman biar tidak tersesat.

    Pagupon Camp

    Pagupon Camp ini letaknya tidak jauh dari Curug Talun. Penginapan ini tidak banyak, hanya sekitar 5 buah saja.

    Tetapi fasilitas lumayan lengkap. Untuk ukuran standar besarnya sewa permalam sekitar Rp 300 ribuan, didalamnya terdapat Kasur spring bed, meja kursi dan kamar mandi.

    Sedangkan yang ukuran VIP selain fasilitas tersebut diatas juga ditambah televisi. Pagupon Camp merupakan rumah yang bentuknya menyerupai sangkar burung.

    Pagupon Camp

    Penginapan ini bisa ditempati maksimal untuk 4 orang saja. Di area luar terdapat cafe yang menyediakan makan dan minum untuk pengunjung.

    Sensasi menginap di Pagupon Camp sangatlah istimewa.

    Disamping menikmati keindahan alam yang masih asri, pada pagi dan malam hari pun kamu bisa mendengar suara gemercik air terjun.

    Lokasi dan Rute Perjalanan

    Untuk mencapai kawasan wisata Coban Talun ini bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Jika dari kota Malang kamu akan melewati daerah Selecta- Cangar.

    Google maps.

    Sedangkan apabila melalui Surabaya,kamu bisa lewat Mojokerto dengan mengambil arah jalan yang menuju ke arah Cangar-Trawas.

    Jika menggunakan fasilitas angkutan umum, kita juga bisa sampai ke Curug Talun ini. Tetapi kita akan berganti angkutan sebanyak 3 kali sebelum sampai di depan pintu masuk kawasan wisata ini.

    Bisa dimulai dari terminal Arjosari, kemudian menggunakan angkot warna pink untuk sampai di terminal Landungsari. Nah dari terminal ini kita juga naik angkot lagi yang terakhir tujuan Coban Talun.

    air terjun coban talun

    Harga Tiket Masuk Coban Talun

    Untuk harga tiket masuk wisata Coban Talun sangat murah yaitu sekitar Rp 10 ribu. Jarak dari pintu masuk ke wisata air terjun ini kurang lebih 1 km atau sekitar 15 menit apabila ditempuh dengan berjalan kaki.

    Tetapi jangan khawatir bagi kamu yang sudah merasa capek duluan untuk berjalan, kamu bisa menaiki ojek ataupun menyewa mobil ATV untuk berkeliling.

    Walaupun harga tiket masuknya yang relatif murah, tetapi apabila kamu ingin menikmati spot wisata lain disekitar kawasan ini maka kamu diwajibkan unyuk membayar tiket terusannya.

    Rata-rata tiket ini sekitar Rp 10 ribuan.

    Tips Wisata di Coban Talun

    Coban Talun sendiri yang berarti merupakan air terjun (coban) yang bergema (talun).

    Hampir semua orang di Jawa Timur mengenal Coban Talun sebagai kawasan yang mistis.

    Bahkan ada beberapa orang yang menyebutnya dengan kerajaan Jin. Karena siapapun yang melakukan camping di daerah sini, hampir sebagian besar mengalami kejadian mistis.

    Maka berhati-hatilah apabila kamu mandi atau sekedar bermain air di Coban Talun.

    Walaupun kelihatannya air ini kedalamannya hampir sepaha orang dewasa, akan tetapi disekitar air terjun ini ada sela-sela air yang kedalamannya hampir 3 meter dan sewaktu-waktu bisa menarik kita dengan arusnya yang deras.

    Dengan ketinggian 75 meter ini air terjun Coban Talun tergolong tinggi untuk ukuran air terjun.

    Sedangkan lokasinya yang berada diketinggian membuat udara disini sangat dingin dan sejuk.

    air terjun coban talun malang

    Cerita dan Legenda di Wisata Coban Talun

    Disekitar Wisata Coban Talun juga terdapat jembatan. Namanya Jembatan Asmara.

    Konon apabila ada sepasang muda mudi yang sedang menjalin asmara melewati jembatan ini, maka kisah percintaannya akan langgeng.

    Mitos ini berasal dari cerita tempat bertemunya pangeran Jaya Nalendra dan Dewi Seruni di jembatan ini.

    Menurut cerita masyarakat sekitar, dahulu ada seorang pangeran yang terkenal bernama Jaya Nalendra melakukan semedi di sekitar air terjun tersebut.

    Ia meminta kepada yang Maha Kuasa untuk dicarikan jodoh. Pada suatu hari ia pun mendapat petunjuk bertemu dengan jodohnya.

    Pangeran Jaya Nalendrapun bertemu Dewi Seruni. Dewi Seruni yang pada waktu itu sedang membawa air yang diambil dari air terjun Coban Talun. Karena sering bertemu, mereka akhirnya menjadi sepasang kekasih.

    Coban Talun sendiri memiliki 2 jembatan yang sangat apik. Yaitu jembatan yang terbuat dari kayu dan satu lagi jembatan itu dibuat dari beberapa batang pohon bambu.

    Nah jembatan yang terbuat dari kayu inilah yang disebut dengan Jembatan Asmara.

    Itu hanyalah mitos, kamupun bisa percaya atau tidak. Tetapi kamu harus percaya bahwa keindahan Coban Talun ini bisa memikat siapa saja yang melihatnya.

    Terlepas dari berbagai cerita mistis yang ada didalamnya. Keindahan Coban Talun tetap tidak tergantikan.

    Bahkan sebelum menikmati obyek wisata lain disekitarnya, kamu wajib menikmati keindahan air terjun Coban Talun dahulu.

    Baru setelah puas menikmati air terjun, kamu bisa mengabadikan keindahan wisata disekitarnta dengan menggunakan kamera.

    Tentunya pengalaman ini tidak akan pernah terlupakan.

    Bantu rate ya ..

    Tulis Komentar