Bukit Jaddih Bangkalan, Sensasi Piknik Ala Timur Tengah

Bukit Jaddih Bangkalan, Sensasi Piknik Ala Timur Tengah

Wisata Bukit Jaddih terletak di desa Jaddih. Lokasi ini berada disamping penambangan batu kapur di yang berada di daerah Bangkalan, di suatu Kabupaten Madura.

Bukit Jaddih memang belum seterkenal sate Madura. Tetapi kawasan destinasi ini sudah cukup populer di sosial media.

Foto-foto yang terlihat sangat keren.

Dengan latar belakang bebatuan kapur ini mengingatkan pada lokasi wisata di Timur Tengah, yaitu Kapadokia Turki.

Daftar Isi

    Sejarah Wisata Bukit Jaddih

    Lokasi wisata bukit Jaddih berkapur semua. Karena asal mula bukit ini adalah sisa peninggalan penambangan batu kapur.

    Setelah sekian lama batu kapur ini membentuk beberapa tebing yang sangat indah.

    Ini mengingatkan saya kepada lokasi tebing breksi di Jogjakarta. Tetapi setiap tempat wisata mempunyai keunikan sendiri.

    Seperti halnya bukit Jaddih, ditengah-tengah bukit Jaddih tepatnya di sebelah utara terdapat kolam renang.

    Kolam renang ini terbentuk secara alami akibat penambangan batu kapur. Lama kelamaan mengeluarkan air yang secara alami menjadi sebuah genangan.

    Bukit Jaddih Bangkalan

    Oleh pemerintah setempat lalu tempat ini di percantik dan dibuat beberapa tempat lebih di perindah lagi.

    Saat cuaca cerah, langit biru sekaligus memandang air yang ada ditengah-tengah Bukit Jaddih yang berwarna biru dengan dikelilingi batu kapur yang putih merupakan satu kesatuan ciptaan yang Maha Kuasa yang sangat sempurna.

    Menurut sejarahnya pada masa penjajahan jepang, bukit ini menjadi tempat persembunyian para pejuang.

    Oleh karena itu disini terdapat goa-goa yang kecil. Mungkin goa yang kecil itu menjadi tempat persembunyian mereka dari musuh.

    Lama kelamaan bukit itu beralih fungsi menjadi penambangan batu kapur yang masih aktif sampai sekarang.

    Karena lokasinya yang masih aktif dipakai untuk menambang kapur, tidak heran jika kita kesana menjumpai truk-truk pengangkut kapur dan alat berat yang hilir mudik.

    Lokasi untuk mencapai penambangan batu kapur ini sangatlah terjal dan curam. Oleh karena itu kitapun harus ekstra hati-hati.

    Disarankan apabila kamu mau ke Bukit Jaddih lakukan pada pagi hari atau sore hari. Karena disiang hari cuaca sangat panas, juga orang masih melakukan penambangan kapur.

    Sepanjang mata memandang di daerah ini terlihat hamparan warna putih yang luas, tetapi ada juga beberapa tumbuhan yang hidup disana.

    Jangan khawatir setelah melewati jalan yang terjal kamu akan disuguhkan dengan pemandangan yang luar biasa indah.

    Spot Menarik di Bukit Jaddih

    Beberapa spot menarik yang di gemari pengunjung.

    Goa Potte

    Goa Potte ini adalah sebenarnya kolam renang yang ada ditengah Wisata Bukit Jaddih. Pote berasal dari kata madura yang artinya putih.

    Goa Pote ini dulu sebenarnya adalah bekas penambangan batu kapur milik perseorangan atau milik beberapa orang. Nah dimungkinkan karena batu kapur yang ditambang sudah habis maka mereka meninggalkan daerah itu.

    Tetapi bekas penambangan ini lama kelamaan semakin eksotik apalagi penambangan yang membentuk seperti kawah itu digenangi air yang muncul secara alami.

    goa potte bukit jaddih

    Akhirnya oleh pemeruntah setempat dipercantik lagi untuk dijadikan kawasan wisata.

    Setelah puas menikmati air di Goa Pote kitapun dapat naik keatas sembari menikmati pemandangan dari atas. Untuk dapat naik keatas kita diharuskan untuk membayar tiket lagi.

    Entahlah mungkin karena beda pemilik. Jadi terserah kamu, mau cukup untuk menikmati sensasi main air di Goa Pote atau mau lanjut naik keatas bukit.

    Tetapi hati-hati kalau mau naik keatas bukit, selain karena tingginya juga karena medan yang terjal. Belaum lagi banyaknya truk pengangkut batu kapur yang berseliweran.

    Kolam air

    Jika mandi disini jangan khawatir karena air disini sangat jernih. Ini berbeda dengan air tanah. Karena air ini tidak terkontaminasi oleh tanah.

    Air ini dipompa langsung keluar dari dalam perut bumi.

    Kolam renang yang ada di Bukit Jadih ini mempunyai kelengkapan yang cukup untuk sekedar berenang.

    Ada beberapa permainan dan papan seluncuran untuk bermain anak-anak. Disekitar sini juga terdapat warung-warung yang menyediakan berbagai macam makanan dan minuman.

    Kunjungi juga Labuan Cermin, nikmati air jernih dan segarnya.

    Tangga berundak

    Tangga berundak yang ada di Wisata Bukit Jaddih sebenarnya adalah batu kapur yang di buat menyerupai tangga. Terlihat sangat unik, dan dijadikan juga sebagai area spot untuk foto.

    Pada musim kering, Bukit Jaddih tetap ramai di kunjungi orang. Danau yang biasanya terisi air berwarna kebiruan, pada musim kemarau terlihat kering dan tidak ada airnya.

    Tangga Berundak desa jaddih

    Perahu getek teronggok begitu saja di dasar danau. Genangan-genangan air dimusim kemarau tidak ada lagi.

    Diganti dengan batuan kapur berwarna putih. Namun hal itu tidak membuat wisatawan menyurutkan niatnya untuk ke Bukit Jaddih.

    Biasanya mereka akan melakukan swafoto atau hanya sekedar berselfi ria dengan teman.

    Apabila mengambil angel yang tepat, hasil foto akan tampak bagus sekali. Bahkan tak banyak yang tau itu ada di Indonesia.Menarik bukan?

    Kunjugni juga daftar wisata di Banyumas.

    Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional

    Untuk dapat masuk ke kawasan wisata ini, pengunjung hanya membayar tiket Rp 10 ribu rupiah.

    Ini sangat murah sekali. Tetapi sayangnya lokasi ini masih ada beberapa orang yang melakukan pungutan liar disana sini.

    Semoga pemerintah setempat segera dapat menertibkan pungutan liar yang meresahkan pengunjung.

    Kita hanya membayar Rp 5.0000 untuk kendaraan roda dua. Dan Rp 10 rb rupiah untuk mobil.

    Tiap-tiap tempat wisata mempunyai jam operasional begitupun dengan Bukit Jaddih.

    Pengunjung diperkenankan masuk pada pukul 08.00 dan akan ditutup pada pukul 17.00.

    Kunjungi juga tempat wisata populer di Surabaya.

    Lokasi dan Rute Perjalanan

    Untuk dapat sampai ke Bukit Jaddih pengunjung dapat mengambil arah melewati jembatan Suramadu, jembatan yang menghubungkan Surabaya dengan Madura.

    Google maps.

    Dari sini perjalanan dapat dilakukan dengan menggunakam kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.

    Apabila kamu ingin menggunakan kendaraan roda dua kamupun bisa melewati jalan yang lebih singkat yaitu melalui jalan raya Lebang agar kamu tidak perlu melewati Bangkalan.

    Akan tetapi kalau kamu memakai mobil, maka jalan yang harus dilewarlti cukup panjang dan harus melalui kota Bangkalan.

    Tips Wisata di Bukit Jaddih

    Wisata Bukit Jaddih akan tetap menjadi primadona bagi orang Madura. Selain sate tentunya.

    Bahkan kalau dikelola lebih baik lagi, bisa jadi Bukit Jaddih akan seterkenal dengan kuliner khas Madura.

    Apalagi jika pengelola untuk kawasan Bukit Jaddih mau bersama-sama bersinergi dengan perintah setempat untuk mengelola kawasan itu menjadi lebih baik, teratur dan mempesona.

    Yuuk ke Madura melihat keindahan Bukit Jaadih secara langsung. Datang bersama keluarga, teman atau pun orang terkasih.

    Jangan lupa untuk siang hari memakai masker, kacamata hitam dan sun block untuk melindungi kulitmu dari sengatan sinar matahari langsung. Mengingat pada siang hari tempat ini sangat panas dan berdebu.

    Keindahan Bukit Jaddih tidak akan pernah usai untuk diceritakan. Mulai dari pintu masuk kawasan ini, kita akan menjumpai tulisan relief didinding batu kapur.

    Walaupun tulisan itu buatan tangan manusia tapi tetap saja kita kagumi.

    Disepanjang relief itu kita juga bisa melakukan swafoto untuk mengabadikan keindahan Bukit Jaddih.

    Walaupun tempatnya berbukit, ini sangat layak kita kunjungi bersama keluarga ataupun teman.

    Bantu rate ya ..

    Tulis Komentar