parangtritis

Sembuhkan Adronitis Dengan Jalan-jalan ke Parangtritis

Selamat pagi bulan Juni yang mungkin sebentar lagi akan pergi. Diakhir penghujung bulan ini menyisahkan memori yang terasa menyakitkan hati.

Tuhan menghadirkan seorang laki-laki dan diam-diam kini mulai ku kagumi. Hati telah terpatri tak mampu lagi memungkiri bahwa ia memang berarti.

Kekeringan di bulan Juni, petani yang menanti hujan yang tak kunjung datang seolah mewakili penggambaran kisah cintaku ini.

Perasaan yang terbungkus rapih telah ku kirim, namun kurir kembali menghampiri katanya aku salah alamat.

Mungkin perasaanku ini telah tersesat, tak tau tempat yang tepat untuk menetap. Yang pada akhirnya hanya membuatku meratap.

Perasaan yang telah tenggelam tak boleh lagi kulanjutkan, karena ia tak ingin aku menyelami ruang hati yang jelas-jelas tak bisa kumiliki.

Yang jatuh daun yang patah hati. Ahh, mengapa aku jadi melankolis seperti ini. Patah hati memang membuat orang bisa berubah sedramatis ini.

Sepertinya aku terdiagnosis penyakit Adronitis, agar tidak semakin kritis lebih baik aku berlibur ke Parangtritis.

Parangtritis, Pelipur Hati Yang Teriris

Mengingat kisah cinta dan kepenatan ibu kota hanya akan membuat sakit kepala. Di akhir pekan ini aku memilih untuk mencuci mata ke salah satu tempat wisata di kota Jogja.

Parangtritis menjadi tujuan yang manis untuk pelipur hatiku yang teriris. Pantai selalu memiliki makna yang menenangkan jiwa.

Birunya air laut berharap ikut membirukan hatiku yang kini sedang kalut. Desir ombak yang bergemuruh seolah meneriaki batinku agar tetap semangat.

Jejak pasir yang basah selalu hilang dihempas ombak yang menggambarkan apa yang telah terjadi hanyalah menjadi masalalu yang harus dihapuskan.

Bisikan angin yang berhembus memberikan nafas ketenangan.  Hamparan pasir yang luas seolah membuka harapan yang besar bahwa hidup bukan hanya tentang hari ini dan cinta lain akan menghampiri dilain hari.

Deretan tebing berdiri nampak kokoh dan gagah di area tempat wisata yang satu ini. Membuatku tersadar bahwa dalam menjalani hidup harus memiliki jiwa yang kuat agar mendapatkan kebahagiaan kelak.

Semua ornamen alam yang ada di Pantai Parangtritis ini menjadi obat alami untuk menyembuhkan luka di dalam hati.

Pantai Parangtritis menjadi salah satu tempat wisata pantai di Jogja yang begitu terkenal. Untuk itu aku menyambangi pantai yang terkenal dengan hamparan pasirnya yang begitu luas ini.

Tidak sedikit delman yang berseliweran di area ini menjadi salah satu pelengkap panorama pantai Parangtritis.

wisata parangtritis

Menikmati Tempat Wisata di Sekitar Pantai Parangtritis

Perasaan Adronitis ku mungkin kini semakin terkikis karena ketenangan dan keindahan alam yang kudapat dari Pantai Parangtritis.

Mengenal seseorang boleh saja tapi jangan sampai ceroboh ingin menyelami keidupannya karena kita tidak dapat memastikan bahwa seseorang tersebut bersedia membiarkan kita jatuh ke dalam lubang kehidupannya.

Parangtritis telah habis, kini saatnya menikmati menu keindahan alam lainnya yang ada di sekitar Pantai Parangtritis.

Mencicipi Makanan Laut di Pantai Depok

Keindahan alam di Parangtritis sudah aku nikmati sebagai menu dan obat untuk jiwa dan hatiku yang sedang sekarat (oke, mungkin aku terlalu hiperbola).

Tidak adil rasanya jika ragaku tidak dipenuhi dengan menu-menu hidangan yang tersaji ditempat wisata ini.

Jika tadi aku menikmati keindahan alam, kini saatnya aku mencicipi berbagai hidangan laut untuk mengisi perut.

pantai depok

Pantai Depok memiliki lokasi yang tidak jauh dari Pantai Parangtritis. Dengar dengar sih pantai yang satu ini terkenal dengan kuliner aneka makanan laut.

Itu sebabnya aku melipir ke pantai yang satu ini untuk memenuhi hasrat raga yang belum terpenuhi yakni makan.

Ternyata benar, Pantai Depok merupakan pusat kuliner makanan laut. Buat kamu pecinta seafood, tempat yang satu ini wajib kamu kunjungi saat berwisata ke kota Jogja.

Perut sudah kenyang, matahari sudah mulai ingin tenggelam. Sayang rasanya jika mengabaikannya begitu saja.

Sunset yang eksotis menjadi salah satu hidangan termanis yang disuguhkan sebagai hidangan penutup.

Next time pemandangan sunset yang begitu romantis yang tersaji di pantai ini bisa aku nikmati dengan seorang kekasih yang kini masih jadi misteri.

Perjalanan Jakarta Menuju Yogyakarta

Kereta api menjadi moda transportasi yang aku pilih untuk menemani perjalanan ku menuju kota yang dijuluki kota pelajar ini.

Tiket kereta api ini aku beli melalui situs online Pegipegi. Aku memilih Pegipegi sebagai teman untuk menjelajahi salah satu tempat wisata yang akan menjadi obat hati yang alami.

Aku tak mau salah pilih untuk itu aku percayakan membeli tiket di Pegipegi karena selain murah, mudah dan terpercaya, masih ada keunggulan lain yang ditawarkan.

Pegipegi membantu kita dengan mudah untuk mendapatkan tiket kereta api tanpa harus capek-capek ngantri. Tinggal buka aplikasi Pegipegi, pilih waktu keberangkatan dan stasiun tujuan, semua beres hanya dalam satu genggaman.

Disini kamu juga bisa bebas memilih tempat duduk yang kamu inginkan (kalau tempat duduknya belum diisi penumpang lain ya. hhe).

Masalah pembayaran tak perlu khawatir karena Pegipegi menawarkan berbagai pilihan pembayaran mulai dari transfer menggunakan ATM, Kart Kredit hingga Internet Banking.

Pegpegi sudah bekerjasama secara resmi dengan Kereta Api Indonesia, jadi tak perlu khawatir lagi.

Buat kamu yang lagi patah hati daripada menyendiri, mending yuk jelajah negeri bersama Pegipegi.

Sembuhkan Adronitis Dengan Jalan-jalan ke Parangtritis
5 (100%) 1 vote[s]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *