posting sosial media

Hal yang Tak Seharusnya Diposting di Sosial Media

Sosial media merupakan suatu hal yang sudah tak asing lagi didengar. Adanya sosial media seperti facebook, tweeter, instagram, path, pinterest, snapchat dan kawan-kawannya mempermudah kita untuk berbagi informasi, berkomunikasi, bahkan maraknya bisnis online, membuat sosmed-sosmed ini menjadi ladang bahkan lapak bisnis mereka.

Nampaknya, sosial media tak hanya memberikan dampak positif saja. Banyak sisi negatif dari adanya sosmed ini. Ok, kali ini sukagitu ga akan membahas tentang sisi negatif sosial media, melainkan hal-hal yang tak seharusnya diposting di sosial media. Apa saja itu?

Foto mesra dan hal yang bersifat privasi + tidak senonoh

Coba lihat di beranda facebookmu, apa ada foto mesra yang lewat di berandamu? Jangan ditanya lagi yak, sudah pasti banyak.

Makin kesini, makin banyak orang yang berani memposting fotonya bersama pasangannya, yang bikin orang geleng-geleng kepala yaitu apabila foto tersebut memamerkan kemesraan seperti ciuman.

Memang sih semua orang berhak atas hal itu, akan tetapi menurut sukagitu sih sebaiknya hal yang bersifat privasi jangan sampai diumbar apalagi di media sosial yang tentunya jutaan orang bisa melihatnya termasuk keluarga.

kelakuan anak jaman sekarang

Urat malu lu kemana tong !!

Buat sahabat sukagitu yang sukagitu cintai, sebelum memposting foto kamu bersama pasanganmu apalagi yang mesra-mesra manja, lebih baik fikirkan terlebih dahulu.

Apalagi buat kamu yang belum memiliki ikatan yang sah. Semua foto tersebut merupakan aib. Jika kamu sudah dewasa, mungkin kamu bisa memfilter apa saja yang pantas untuk diposting.

Nah dari pada share foto yang begitu najongnya, mending cobain foto yang lebih kreatif dengan fotografi levitasi.

Keluh kesah

“Aduh peyut aku atit, belum mam sebulan”.

Gimana respond kamu jika melihat status yang bertuliskan seperti di atas?. Sumpah, makin kesini orang semakin gila. Kalo sakit, laper, ya harusnya makan atau minum obat bukan malah update status.

Jika ada yang menulis hal seperti di atas, berarti itu orang kurang kerjaan plus kurang perhatian alias caper.

“Ya Tuhan capek banget kerja mulu”.

Pernah baca status seperti di atas? Atau jangan-jangan kamu termasuk orang yang pernah nulis status tersebut? Oke, sebelum kiamat di alam sosial media, bertobatlah. Inget, Tuhan gak punya gagdet, jadi mustahil Tuhan bakal bales di kolom komentar.

Berkeluh kesahlah langsung terhadap Tuhan, jangan berkeluh kesah terhadap orang lain bahkan di sosial media. Tulisan yang kamu share akan memberikan dampak terhadap orang yang membacanya (bukan berarti baper lho ya).

Jika kamu memposting keluh kesah, akan menimbulkan aura pesimisme. Jadi, lebih baik posting kata-kata penyemangat yang membuat orang membacanya ikutan semangat karena aura tulisan yang kamu sebarkan.

Ejekan, bully,  nyinyiran yang gak ada dasarnya

Pernah perang status di sosial media? Atau bales-balesan nulis status buat nyindir orang?. Hello gays, bersikap dewasalah. Apabila ada suatu masalah, lebih baik bertemu lalu berkelahi secara langsung (hahaha. Oke, becanda).
Memposting kata-kata kasar di sosial media untuk ditujukan kepada seseorang yang sedang bermasalah dengan kamu merupakan tindakan yang salah.

Kamu tahu dampak dari semua itu? Orang yang membaca tidak lekas memuji tindakanmu atau bahkan membelamu, justru mereka akan menilai jelek tentang dirimu. Dari setiap kata yang keluar dari mulut atau perkataan yang ditulis, dapat dijadikan objek penilaian seseorang terhadap diri kita.

Jadi, jika kamu merasa sudah dewasa, apabila mempunyai masalah, lekaslah bertemu dan selesaikan masalah secara baik-baik. Karena saling berbalas status, saling sindir, tidak akan menyelesaikan masalah.

 

Oke, segitu dulu yak dari sukagitu. Intinya bersikap dewasalah, bijak-bijaklah dalam menggunakan sosial media. Harus bisa memfilter hal apa saja yang pantas untuk diposting di sosial media. Karena tidak semuanya harus dan layak diposting di sosmed.

Jangan sampai adanya sosmed bukan malah memberikan keuntungan, justru menimbulkan kemudharatan dan dosa karena penyalahgunaan yang tanpa sadar ataupun sadar kita lakukan.

Yuk mulai share hal-hal yang positif dengan share post ini…

Hal yang Tak Seharusnya Diposting di Sosial Media
5 (100%) 1 vote

Comments

  1. By Danice

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *